BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, September 06, 2009

Tentang buah merah RAJA PAPUA

Buah Merah (Pandanus Conoideus) adalah buah dari tumbuhan sejenis pandan yang tumbuh di daerah Papua. Secara tradisional, buah ini dikonsumsi dalam bentuk pasta sebagai supplement atau menu makanan sehari-sehari dan dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga stamina dan kesehatan.

Dari penelian, teridentifikasi buah merah memiliki kandungan yang kaya akan Karotenoid (termasuk betakaroten), tokoferol, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat dan dekanoat, dimana dalam berbagai pengujian terhadap pasien penderita penyakit degeneratif seperti: tekanan darah tinggi, asam urat tinggi, masalah kolesterol, bahkan penderita kanker, tumor dan HIV positif telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Saat ini, buah merah sudah banyak diolah menjadi sari buah merah dalam bentuk minyak. Kenyataan nya bila sari buah merah diolah dalam bentuk minyak maka senyawa yang dapat terikut di dalam nya hanyalah senyawa yang wujudnya sebagai minyak dan senyawa yang mudah larut dalam minyak. Senyawa yang larut dalam air (senyawa polar) yang tidak larut dalam minyak dengan sendirinya tidak akan diikutkan dan terbuang dalam ampas.

Kenyataan ini mendorong kami untuk mengembangkan cara pengolahan pasta buah merah menjadi bubuk-penuh (full cream) sehingga semua kandungan yang terdapat di dalam pasta buah merah kecuali kandungan airnya tetap dipertahankan dalam bubuk tersebut. Pengolahan ini dilakukan dengan control yang ketat, mulai dari proses pengumpulan, pensortiran dan pengiriman buah merah dari pedalaman Papua, kemudian proses menjadi pasta dan pengeringan dengan menggunakan suhu dan tekanan rendah untuk mencegah hilangnya anti oksidan. Selanjutnya bubuk tersebut dikemas dalam bentuk kapsul.

Dari berbagai bukti empiris yang ada, telah terbukti bahwa buah merah mampu mencegah bahkan membantu menyembuhkan berbagai penyakit dan meningkatkan kesehatan umum pemakai nya.

Khasiat buah merah untuk Penyakit

Dari penuturan beberapa pasien serta penelitian sporadis, dikabarkan bahwa buah merah berkhasiat mampu menyembuhkan beberapa penyakit, yaitu:

Penyakit ini diakibatkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging di jaringan tubuh normal, misalnya di rahim, payudara, bahkan otak. Penyaklt kanker yang sudah parah bisa menyebabkan kematian. Drs Didik gunawan, Apt, S.U; herbalis asal Yogyakarta menduga buah merah bersifat antimutagenik yang berfungsi mempertahankan orisinalitas gen agar pembelahan sel terkendali.

Penyebab AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) menyerang tubuh manusia hingga sistem kekebalan tubuhnya menjadi lemah atau hilang Karena itu orang yang terinfeksi HIV dan mempunyai penyakit ikutan, biasanya tidak bisa sembuh karena tidak memiliki kekebalan tubuh yang bisa melawan penyakit Tokoferol dan betakaroten disebut-sebut bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah merah diduga memiliki kemampuan sebagai antiviral HIV. Antiviral bekerja sebagai antivirus yang bersifat fagositosis, “memangsa” virus HIV yang bekerja sama dengan immunomodulator lain.

Penyakit tekanan darah tinggi disebabkan kerja jantung yang tidak berfungsi baik, karena memompa darah terlalu cepat. Salah satu pemicunya adalah darah kekurangan oksigen atau oksigen terlalu kental. Tekanan darah tinggi yang dibarengi penyempitan pembuluh darah bisa mengakibatkan stroke. Peran tokoferol adalah mengencerkan dan melancarkan sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal.

Penyakit ini terjadi karena fungsi lever terganggu, sehingga memproduksi asam urat berlebihan. Asam urat ini kemudian tertampung di dalam ginjal dan menjadi batu. Selanjutnya melalui aliran darah dibawa ke tubuh dan mengumpul, terutama di ujung-ujung jari tangan dan kaki. Buah merah dapat memperbaiki fungsi hati sehingga diharapkan produksi asam urat akan menjadi normal.

Penyakit yang menyerang otak. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh darah yang membeku dan dibarengi dengan penyempitan pembuluh darah. Peran buah merah mencegah dan membantu pengobatan serangan stroke. Senyawa kimia yang berperan adalah tokoferol sebagai pelancar peredaran darah.

Penyakit seperti kebutaan sementara dan penyakit rabun, biasanya disebabkan kekurangan vitamin A. Vitamin A tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Di sinilah peran buah merah. Betakaroten yang diserap oleh tubuh kemudian diubah menjadi vitamin A yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan mata.

Disebabkan oleh ketidakmampuan kelenjar pankreas menyekresi insulin yang cukup. Akibatnya kandungan gula dalam darah menjadi meningkat. Tokoferol dalam buah merah dapat memperbalkl kerja pankreas.
Belakangan sebuah riset yang dilakukan oleh Dr Ir M Ahkam Subroto, M.App.Sc, menunjukkan buah merah (Pandanus conoideus) berpotensi mengontrol gula darah. “Ada 2 strategi pengobatan diabetes, yaitu dipacu produksi insulinnya dan dihambat kerja enzim alpha-glikosidase-nya,” papar Ahkam. Enzim itu berperan untuk mendegradasi karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi glukosa.
Ketika seseorang penderita tidak mengontrol asupan karbohirat, maka kadar glukosa dalam darah meningkat. Padahal kondisi itu justru mesti dihindari. Bila kerja enzim alphaglikosidase dihambat, proses konversi karbohidrat menjadi glukosa ditekan. Kadar gula dalam darah diharapkan terkontrol. Fungsi itu yang ada di dalam buah merah.

Penyebab penyakit ini adalah tubuh kekurangan kalsium sehingga tubuh mengambil kalsium dari tulang can menyebabkan tulang menjadi keropos. Kemampuan buah merah mencegah dan membantu penyembuhan osteoporosis karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

Vitamin E yang tinggi pada buah merah membantu meningkatkan produksi sperma, terutama bagi laki-laki yang produksi spermanya kurang. Kombinasi antara vitamin E tinggi dan jumlah energi yang mencapai 360 kalori dalam buah segar inilah yang diduga bisa berperan sebagai afrodisiak.

Alasannya karena buah merah memiliki senyawa omega 3 dan omega 6 hingga 7,8% dan 8,8% sehingga dapat merangsang daya kerja otak yang berlanjut meningkatkan daya kecerdasan otak.

0 komentar: